3 Manfaat Kalau Kamu Fasih Bahasa Inggris Saat Traveling

Sebenarnya udah lama pingin nulis tentang manfaat bisa berbahasa Inggris saat traveling tapi selalu nggak pas moodnya dan muncul sifat malas buat nulis ini dan itu.

 

Jadi, setelah trip di Makassar tahun lalu dengan mantap jiwa saya mengakui bahwa ternyata kemampuan untuk bisa bahasa Inggris itu penting lho untuk dimiliki apalagi saat traveling ke tempat-tempat baru.

Saat traveling ke tempat baru, selain menggunakan bahasa daerah kamu juga bisa menggunakan bahasa inggris sebagai cara untuk berkomunikasi dengan warga setempat atau teman traveling.

Karena nggak semua orang tahu tentang bahasa daerahmu jadi menggunakan bahasa Inggris saat travel adalah pilihan paling tepat menurutku. Berikut ini 3 manfaat kalau kamu bisa berbahasa inggris saat traveling, cara berkomunikasi dengan bahasa inggris bisa menolongmu di momen-momen kejepit sekalipun.

Berguna saat sedang galau memilih angkutan umum

Saya : Pak, bentor ke benteng Rotterdam kena harga berapa?

Sopir bentor : hah? biasanya sih ndak ada bentor yang ke daerah situ. Bukan wilayahnya mbak, tapi gpp lah saya anter. Kena 30.000 yaa.

Saya : AJ, do you think that he is trying to fool us?

AJ : hmm, Idk but ya udahlah jalan aja.

Saya : do you think that we should find another, like maybe we should take a taxi?

AJ : nggak usahlah, naik ini aja.

Saya : ok, berangkat pak.

*sesampainya kami di benteng Rotterdam, ternyata bentor yang melewati daerah itu cuma kami, wajar saja tarifnya emang rada gak masuk akal*

Berguna saat nego harga tapi takut dilabrak

Saya : Daeng, kalo ke hotel Duta Inn berapa?

Babang becak : 15.000 biasanya mbak

AJ : hah? Carr, I think he is trying to cheat us

Saya : Pak, kalo 10.000 boleh pak?

Babang becak : aihh biasanya juga segitu mbak, pas 15.000

Saya : Carr, what if we cancel this man and take a walk instead

AJ : ya udah, you go tell him. He looks scary, ntar kita diomelin

Saya : Ohh, iya sudah pak kalo gitu. Makasih yaa

Babang becak : iya mbak. *tanpa senyuman, wajah datar*

Untuk melindungi rahasia ‘negara’

AJ : kayaknya kita salah masuk tempat makan deh *sambil bisik-bisik*

Saya : emang kenapa?

AJ : liat aja orang yang datang, tampilanya eksmud, tante-tantenya berdandan, kita aja nih yang kayak gembel

*ketika dihampiri pelayan*

Saya : Carr, before you order something make sure you look at the price haha

AJ : Carr, pesen ini yaa satu, trus yang ini, kamu mau ini nggak? I know you like it but it might be expensive

Saya : emang berapa?

AJ : there is no price available on this menu. Dikira-kira aja.

Saya : ya udah. Mbak pesen ini, pesen ?#@!$&*!!?#$$

*oke fix, sementara makan sambil deg-degan takut nggak bisa bayar*

Sering kali saya merasa takut di-judge sok inggris atau keminggris kalo ngomong pake bahasa inggris depan orang. Kemungkinan orang akan berpikir,

‘lah ini wong indonesia berdua kok ngomong pake inggris, guayaa nemen’.

Well, entah gimana dengan kamu tapi kalo saya pribadi mikirnya gini.. kadang kala ada obrolan yang memang kita jaga kerahasiaanya dari orang di sekitar kita, iya nggak?

Tujuannya karna pingin menjaga perasaan orang tersebut atau memang mau menyelamatkan diri dari situasi tersebut. Karna pada momen-momen terdesak nggak mungkin dong kita diskusi pake bahasa kalbu atau kode-kodean mata, betul?

Oh iya satu lagi, kebetulan AJ nggak tahu ngomong pake bahasa daerah saya dan gitu juga sebaliknya jadi yaa bahasa inggris menjadi cara kami untuk obrolin hal-hal tertentu saat traveling.

Beteweh, pernah punya pengalaman yang sejenis nggak?

 

 

Advertisements

11 thoughts on “3 Manfaat Kalau Kamu Fasih Bahasa Inggris Saat Traveling

  1. Sebelumnya saya mau mengucapkan, terimakasih telah berkunjung bahkan memberikan jejak di rumah blog saya, terimakasih atas apresiasi anda saya merasa senang bisa ikut berkunjung ke rumah blog anda juga, sekali lagi terimakasih yang sebanyak banyaknya untuk anda.

    Liked by 1 person

  2. Oh, , , blogger galau teh Astiii thooo???

    Kalo pendapat ku sih, bahasa buat yabg situasi kek di atas itu masih agak riskan kalo pake bahasa Inggris. Udah banyak yang ngerti soalnya.

    Mungkin sudah waktunya buat belajar bahasa yang lain ini teh. Mungkin bahasa Kenya gituh. . . (?) 😂

    Like

  3. Kak, saya pernah menjelek-jelekkan cilok di depan dagangnya, pakai bahasa Arab. Waktu bayar dan tanya harga, dia jawab pakai bahasa Arab 😢😢😢

    Oya. Itu .. AJ?

    Like

Feel free to tell me your opinion :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s