Pasar

Kalo ada yang nanya ke saya,

Kenapa harus bule sih? Kan di negara ini masih banyak laki-laki kok!

Hm, gimana ya cara menjawab pertanyaan ‘legend’ ini? Saya anggap ‘legend’ karena sejak jaman kuliah sampe saya udah kerja begini, masih ada aja lho orang yang heran dengan fenomena kenapa orang memilih bule sebagai pasangan hidup.

Sementara saya nggak pernah heran kenapa mereka memilih pasangan hidup hanya karena didominasi oleh perasaan bukan karena seimbang dengan logika. Saya heran tapi saya nggak ngurus haha.

Guys, saya selalu sibuk dengan duniaku dan hidupku yang ribet sekali kalo mau diceritakan satu per satu.

Kenapa harus bule sih?

Saya menjawab, well it’s so simple in my mind. Kalo di Indonesia ini saya ‘nggak laku’ karena apa yang saya punya nggak sesuai dengan standar kecantikan laki-laki di negara ini, lalu kenapa saya harus mengharapkan orang yang belum tentu menginginkan saya?

Ibarat pasar, pasar Indonesia udah punya standarnya sendiri misalnya seperti kulit cerah dianggap cantik dan yang berkulit gelap dianggap gak menarik. Hidung mancung dianggap menarik sementara yang berhidung pesek dianggap musibah. Tubuh kurus dianggap seksi sementara tubuh semok atau berisi dianggap gak pantas untuk berbikini.

Kemudian di pasar ‘bule’ justru yang kulitnya gelap dianggap eksotis dan menarik, tubuh berisi dianggap seksi, betis yang kalian anggap sebagai betis pemain bola malah kelihatan menarik karena dianggap seksi dan gak bikin kamu keliatan kayak orang kurang gizi. Hidung pesekmu dianggap sebagai sebuah keunikan tersendiri karena mereka sudah terbiasa dengan hidung mancung.

Ibarat lagi berdagang di dalam dua jenis pasar ini ya, kamu bawa barang dagangan ke dalam pasar Indonesia namun tidak sesuai dengan permintaan pasar itu sendiri ya mana laku? Kalau pun laku, mungkin nggak selaris kalo kamu jual di pasar yang sesuai dengan standar permintaan pasar ‘bule’.

Do you get the point?

Saya nggak sedang membahas jual diri ya, analogi pasar ini semata untuk menjelaskan pertanyaan dari teman saya beberapa bulan yang lalu supaya dia mengerti.

Jadi sederhana aja sih menurutku, NGAPAIN LU HARAPIN ORANG YANG NGGAK MENGHARAPKAN ELU, NYET?

Kalo lain kali ada yang nanyain ke kalian,

Kenapa harus bule sih?

Jawab aja begini, mau gimana broh udah pasaran gue kali sama bule karena di Indonesia gue ditolak. Titik. Habis perkara.

Kalo orang yang nanya itu masih ngeyel, please don’t waste your time to explain about yourself, your path, your reasons, and whatsoever about you. Just leave and move on.

Karena pada dasarnya, orang hanya akan meyakini apa yang ingin mereka yakini.

Saya selalu berprinsip bahwa, apa pun pilihan yang saya ambil dan apa pun yang saya lakukan selama nggak merugikan orang lain, nggak mengganggu hidup orang lain dan paling penting nggak pernah ngurusin hidup mereka, ya udah sih yaaa jalan aja terus.

Kalo ada yang lagi jatuh bangun berjuang buat pilihan hidupnya, let’s say lagi galau diterpa para Kepo-man trus mampir ke postingani ini… ingat-ingat dah tuh jawabannya ya, biar yang nanya puas lahir bathin meskipun pasti mereka nggak rela kalo pasaranmu ya cuma sama lingkungan para expatriat.

And that means, you are special on your own.

Featured Image : Pinterest.

Advertisements

13 thoughts on “Pasar

  1. Haha kyk jawabanku dulu kalo di tanya kok mst bule sih ? Aku jwb krn aku gak laku sama orang indo wkwkwk 😅 mantanku yg org sunda bilangnya krn aku cuma lulusan SMP dan dia D1 jadi gak level katanya sejak itu jadi minder ma cowok indo 😅 sementara bule gak mempermasalahkan status /pendidikan/bobot bebet bibit 😅 malah tau cerita masalalu ku suami bule ku nyuruh aku kejar study sampe master S2 cuma aku ogah mending sekolah yoga teacher training jelas jurusannya jelas tujuannya jelas kerjaannya dan sesuai dg passion ku #blahcurcol 😅😅😅

    Like

Feel free to tell me your opinion :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s