Ingin Bersamamu Tapi Bukan Untuk Selamanya

Aku sama saja seperti gadis-gadis pada umumnya yang juga ingin memiliki sebuah pernikahan yang bahagia dengan laki-laki yang tepat sesuai pilihanku.

Hanya saja, apa yang aku alami ternyata tidak persis sama dengan bayanganku dulu. Dulu ketika aku masih dilihat sebagai gadis remaja yang naif dan belum dewasa seperti hari ini. Aku merasa diriku lebih dewasa dibandingkan mereka yang masih ragu untuk segera menikah.

Setidaknya karena aku berani untuk mengambil keputusan besar dalam hidupku untuk menikahi laki-laki yang awalnya hanya iseng bercanda denganku selama beberapa bulan.

Aku yakin, kalian pasti akan menyayangkan keputusanku untuk tidak melanjutkan hubunganku dengan si mantan ke jenjang pelaminan setelah berpacaran selama kurang lebih 6 tahun.

He was the only thing I know for 6 years.

Tapi, setelah aku dan dia putus untuk yang kesekian kalinya sejak saat itu aku yakin kalau aku tidak harus kembali kepadanya lagi seperti dulu. Aku sudah menyerah untuk kembali kepadanya meskipun saat itu dia sangat yakin kalau aku akan kembali kepadanya.

Beberapa bulan melanjutkan hidup tanpa dirinya lagi, oleh takdir aku dipertemukan kembali dengan laki-laki yang pernah ada di masa laluku. Aku sudah lama mengenal dirinya, saking lamanya sampai aku tidak ingat lagi apakah kami dulu benar-benar jatuh cinta kemudian pacaran dan kemudian berpisah.

Ah, cinta pada masa cabe-cabean. Belum ada rasanya, kurang menggigit.

Selama beberapa bulan, kami sering ngobrol, dia sering bercanda seolah-olah kami adalah teman yang sangat baik di masa lalu walaupun sebenarnya dulu kami sempat membenci satu sama lain.

Kiki, laki-laki yang selama beberapa bulan bersamaku sebagai seorang teman, mantan dan rekan kerjaku. Lalu pada suatu hari, Kiki dengan gamblang mengatakan kepadaku kalau dia ingin menikahiku dan memberikan aku waktu sekitar 2 minggu untuk memikirkan β€˜tawarannya’ itu.

Selama 2 minggu aku berpikir dan melakukan shalat sunnah untuk meminta petunjuk kepada Tuhan. Apakah aku harus menikah saat ini juga? Apakah ini petunjuk dari Tuhan kalau aku memang tidak berjodoh dengan si mantan yang aku jaga selama 6 tahun?

Akhirnya aku memutuskan untuk menikahi Kiki, ibadahku membawaku pada sebuah kesadaran bahwa selama 6 tahun aku memang tidak pernah yakin 100% untuk hidup selamanya dengan si mantan. Banyak faktor yang membuatku tidak yakin dengannya, entah dari sifatnya atau faktor lainnya.

Aku hanya ingin bersamanya tapi tidak untuk selamanya, bukan niatku sejak awal tapi waktu membantuku untuk mencari tahu apa yang sebenarnya yang aku inginkan dari seorang pendamping hidup.

Bagiku, Kiki adalah contoh laki-laki yang tidak perlu memacarimu terlalu lama karena jika dia serius terhadapmu maka dia paham apa yang harus dilakukannya untuk memilikimu seutuhnya bukan sebutuhnya.

Kiki hanya mengatakan kalau dia tidak ingin berpacaran tapi langsung menikahiku, karena bagi Kiki pacaran atau menikah toh sama saja. Kami tetap akan menghadapi setiap masalah bersama-sama, dan paling penting adalah kami bisa menjalani semuanya dengan halal.

Si mantan yang pernah aku sayangi selama 6 tahun ternyata datang ke acara pernikahanku, semua orang yang mengenal dirinya sempat kaget tapi tak ada yang bisa aku lakukan.

Si mantan juga sempat bertanya, kenapa aku bisa semudah itu membuang semua kenangan kami selama 6 tahun dengan menikahi laki-laki lain. Aku tak bisa menjelaskan apa-apa, karena yang aku tahu hanyalah bersama Kiki aku yakin untuk melangkah lebih jauh lagi.

Kiki berhasil mengikat kencang hatiku yang selama 6 tahun terombang ambing dalam keraguan mencintai dan berkomitmen. Kiki ternyata bisa menyembuhkan luka yang tidak pernah kering selama 6 tahun akibat putus nyambung. Dan Kiki juga berhasil membawaku ke dalam zona aman di mana aku bisa bersandar senyaman mungkin tanpa takut terjatuh sewaktu-waktu.

***

#Ceritaku #CeritaParaPerempuan Pekerja Tambang, 20-an

Advertisements

3 thoughts on “Ingin Bersamamu Tapi Bukan Untuk Selamanya

Feel free to tell me your opinion :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s