5 Karakter Pria Dewasa. Bagaimana Dengan Priamu?

Bacaan Khusus Cewek Dewasa (20+)

Postingan saya selanjutnya terinspirasi dari artikel yang ditulis oleh akun LoveCoachID yang channel-nya saya follow di Telegram. Udah pada make Telegram belom nih?
atau masih setia sama Whatsapp dan BBM? yaudah gpp, cuma nanya.

LoveCoachID membagikan artikel dengan judul ‘5 Tanda Kamu Menikahi Pria Dewasa atau Pria Bocah’.

Berhubung saya belum menikah dan belum dilamar-lamar juga, saya pingin ngebahas artikel LoveCoach ke dalam lingkup pacaran. Sapa tahu kalian yang saat ini sedang bertarung dengan jarak, karir, pendidikan dan berbagai drama percintaan bisa mendapatkan inspirasi dari sini, apakah mau bertahan atau meninggalkan.

Apakah cuma gue di dunia ini yang menganggap pernikahan itu adalah satu hal yang sakral dan gak bisa dijadikan bahan mainan?

Sampai-sampai saya bisa sangat selektif dan hati-hati untuk memutuskan akan menikah kapan dan dengan siapa, semoga aja saya gak berlebihan dalam
menyikapi masalah ini ya.

Gue nggak mau juga kali jadi gastu (gadis tua) cuma karena terlalu pemilih dan berhati-hati, saking hati-hatinya malah nggak maju-maju ke masa depan selanjutnya.

Bagi kalian yang sedang menjalani hubungan yang sudah berusia tahunan, wajar dong kalo kalian udah mikir ke arah pernikahan. Well, kalo pasangan kalian emang serius dari awal pasti udah bisa keliatan dong kualitas dan persiapan apa yang akan di berikan untuk membawamu ke level kehidupan selanjutnya.

Menikah!

Gue kapan dong diajak kewong???

Berikut ini adalah 5 ciri dan karakter pria dewasa yang layak kamu jadikan suami masa depan.

1. Pria dewasa nggak cemburu dengan statusmu

Menurut LoveCoachID, pria dewasa nggak mudah terintimidasi dengan perbedaan status dengan wanitanya.

Entah penghasilanmu lebih tinggi daripada dia, atau pendidikanmu lebih tinggi daripada dia, semua itu bukan masalah baginya. Hanya saja, pria akan merasa nggak nyaman kalo wanitanya berperilaku  lebih maskulin dibandingkan dirinya.

Well, saya pribadi udah pernah melihat gimana rasanya menjalin hubungan dengan seorang pria dewasa.

Dalam artian, ya dia memang bersifat dewasa di mana wanitanya mendapat dukungan penuh untuk menjadi apa yang dia mau, dan selalu siap memberikan dukungan materi dan moril untuk wanitanya.

Dan percayalah shay, nggak ada perasaan yang lebih membahagiakan daripada memiliki pasangan yang mengerti dengan passion-mu dan bisa menjadi partner untuk mewujudkan itu semua.

Karena sejatinya, memiliki pasangan bukan untuk menjadi pihak yang didominasi dan mendominasi tapi bagaimana kalian berdua bisa bertumbuh bersama.

Wow, ternyata gue bisa ngomong yang masuk akal juga yak.

2. Pria Dewasa Memiliki Tujuan Hidup Yang Jelas

Menurut LoveCoachID, pria dewasa adalah dia yang punya impian besar tapi ditunjukkan dengan usaha yang nyata. Dan sebaiknya kita sebagai wanita harus berhati-hati dengan jenis pria yang punya impian besar, namun nihil dalam bertindak. Apalagi kalo dia hanya tahu menyalahkan orang lain tanpa tahu bertanggung jawab.

LoveCoach! kok kita sepikiran ya.

Shay, logika saya selalu menilai bahwa sebenarnya siapa pun wanitanya, nggak peduli apa pun pendidikannya, gimana latar belakang keluarganya, setiap wanita hanya perlu diyakinkan.

Bagaimana meyakinkan wanita, ya tunjukkin dengan aksi yang nyata dong bukan
hanya sebatas kata-kata.

Co :’Ayok menikah, sayang.’

Ce :’Ayok, aku siap kalo kamu siap.’

Bertahun-tahun pacaran, rencana tinggal wacana. Gitu aja terus sampe putus.

Wanita mana yang akan bertahan dengan pria yang tahunya cuma berwacana tanpa usaha untuk mewujudkan rencana masa depan yang saban hari selalu dibahas?

Wanita cerdas pasti akan mempertimbangkan hal-hal seperti ini, apakah harus bertahan atau meninggalkan.

Ciiehh… yang lagi baca ini kemudian jadi galau gundah gulali.

3. Pria Dewasa Tak Perlu Dipaksa Berubah

Pertanyaan dari LoveCoach yang bisa dijawab oleh semua wanita :

Seberapa banyak wanita yang menghabiskan waktu untuk mengubah pria yang ‘salah’ agar menjadi pria yang benar-benar dia inginkan?

Banyak Coach! 

Padahal mengurus pria ‘bocah’ hanya membuang-buang waktu dan energi bahkan uang dan perasaan.

Bener nggak shay?

Menurut LoveCoach, pria dewasa menyadari bahwa untuk berubah adalah tanggung jawabnya bukan tanggung jawab wanitanya.  Pria dewasa membutuhkan wanita untuk memotivasi bukan untuk mengomeli dirinya.

Hi Five buat LoveCoach!

Percaya sama eyke, menjalin hubungan dengan pria bermental bocah sangat menguras energi dan melatih kesabaran tingkat dewa.

Sebagai contoh :

Ketika kamu menganggap bahwa berkata kasar bukan solusi dari setiap permasalahan lalu kamu perlu waktu setahun dua tahun untuk membimbing priamu agar dia berubah untuk tidak berkata kasar lagi dengan berbagai macam teori dan contoh kasus di lapangan.

Kamu bisa bayangin nggak, selama 2 tahun kamu ngapain aja untuk merubah priamu menjadi orang yang tenang dan bisa mengendalikan dirinya?

Makan hati, iya. Sakit kepala, iya. Kurus kering? bentar lagi bakalan jadi kurus kering.

4. Dia Bertanggung Jawab Atas Kesalahannya

Menurut LoveCoachID, salah satu hal yang kita butuhkan dalam pernikahan adalah sikap mau mengakui kesalahan.

Pria dewasa bukan hanya dia yang kuat secara karakter tapi dia juga mau mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab. Ketika ia lupa menepati janjinya padamu dan kesalahan yang lainnya, coba perhatikan lagi bagaimana sikap dia terhadapmu.

Apakah lebih sering membuatmu merasa bersalah dan enggan meminta maaf atau sebaliknya?

Hmm.. gue pernah melihat kasus orang lain yang punya pasangan seperti ini dan secara nggak langsung menjadi trauma juga buat gue. Naudzubillah.

Menurutku, pria seharusnya pasrah aja untuk menerima kenyataan bahwa mereka dikutuk untuk menjadi makhluk paling egois di muka bumi sejak awal penciptaan mereka di dunia.

Supaya mereka sadar bahwa menjadi pria egois aja nggak cukup untuk menundukkan wanitanya tapi menjadi dewasa juga perlu!

Jadi, untuk melanjutkan hidup dengan pria yang nggak bisa bertanggung jawab untuk hal kecil pun saya rasa memang perlu dipertimbangkan lagi.

Lo udah egois, nggak tahu minta maaf, hmm kurang makan hati apa gue! (pasti ada yang pernah merasa kayak gini kan shay, ha ha)

Ketika kita memutuskan untuk menikah, berarti kita akan menghabiskan sisa hidup bersama satu orang itu saja nantinya. Kamu nggak mau kan menyandang status janda berkali-kali?

Oke, lo mungkin nggak menjanda tapi seumur hidup bakalan makan hati untuk memanjangkan sabarmu untuk pria yang sebenarnya salah.

Naudzubillah.

5. Dia Membuatmu Menjadi Dirimu Versi Terbaik

Menurut LoveCoachID, pria dewasa akan membantu pasangannya menjadi versi terbaik diri mereka sementara pria ‘bocah’ nggak akan melakukannya.

Jika hubunganmu lebih sering melemahkanmu dibandingkan menguatkanmu, itu namanya bukan cinta. Entah apa namanya itu.

Menurutku ya,

Serius deh! pria dewasa justru akan sangat bangga memiliki pasangan yang punya prestasi dan bisa menjadi orang yang lebih baik ketika wanita itu bersama dengan
dirinya.

Pria dewasa menganggap bahwa untuk menjadikanmu wanita lebih baik sepeninggal mantanmu adalah sebuah prestasi yang patut dibanggakan di hadapan keluargamu dan teman-temanmu.

Pria bocah justru akan merasa aman dengan keadaanmu yang nggak jauh berbeda dari sebelumnya karena dia menganggap bahwa,

‘nggak apa-apa lo kayak gini aja, masih ada gue yang mau sama lo. Kalo lo jadi lebih daripada yang sekarang, entah lakik mana yang nantinya akan naksir lo.’

Jelas banget kan siapa yang insecure di sini, ha ha.

Sebuah contoh dari pengalaman temenku ya shay, ketika seorang pria bule memutuskan untuk menikahi seorang pelacur yang sebelumnya dia bayar untuk dirinya sendiri.

Akhirnya si bule menikahi cewek tersebut, kemudian dia berhenti ngelacur, dia disekolahkan dengan cara ikut kursus bahasa asing dan lain-lainnya.

See?

Teman hidup yang sebenarnya bukan dia yang mau mendominasi semua aspek kehidupan kalian berdua, tapi dia yang mampu menjadi teman hidup untuk menemanimu bertumbuh ke arah yang lebih baik.

Saling mendukung dan saling mengisi. Dia mau menjadi penyeimbangmu bukan cuma menjadi imammu.

Jadi, gimana dengan pasanganmu yang sekarang? Apakah dia udah punya kelima tanda ini sebagai pria yang layak dinikahi?

Udah yakin belom nih kalo dia yang bisa kamu jadikan suami masa depan atau cuma bisa dijadikan pacar masa sekarang?

Advertisements

21 thoughts on “5 Karakter Pria Dewasa. Bagaimana Dengan Priamu?

  1. Setuju, kedewasaan itu bukan sesuatu yang harus dipaksakan. karena menurutku dewasa itu semacam maqom. ada titik dimana pria itu akan menjadi dewasa dengan sendirinya yang timbul dari perasaan diri sendiri

    Like

Feel free to tell me your opinion :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s